Jumat, 13 Maret 2015

Sebiduk Sehaluan


Saat aku berusia 10 tahun, orang tuaku memindahkan sekolahku di daerah Blitang (saat ini Buay Madang) yang sedikit lebih ramai dibandingkan daerahku. Ditempat ini aku selalu merasa tertarik karena memiliki sebuah irigasi air yang konon katanya ciptaan Belanda yang di beri nama Bendungan Komering (BK).  Uniknya pembagian nama wilayah di sana megikuti Pintu air/dam, maka menjadi BK1, BK2, BK3, hingga BK30. Irigasi yang bermuara dari sungai Komering ini memiliki pintu air utama yaitu Bendungan Perjaya. Adanya irigasi membuat kebutuhan air untuk pertanian tercukupi, sehingga banyak dijumpai persawahan.
 Terdapat mitos jika tercium bau amis dari air BK, maka artinya minta tumbal. Dalam beberapa waktu sekali memang selalu ada korban hanyut, baik itu meninggal ataupun berhasil selamat.

 
 Gb. Bendungan Perjaya
Sumber : 
 https://rieaiea.wordpress.com/2013/01/06/objek-wisata-bendungan-perjaya/



  
Gb. sungai BK 
                        Sumber:
                       prayogo.wordpress.com
 
 
Selama 5 tahun di sini aku tinggal bersama saudaraku. Lokasi yang aku tempati juga mayoritas adalah suku Jawa, namun tak jauh dari sini juga terdapat permukiman Bali Luhur, Bali Kalang, perdagangan milik etnis Cina dan pribumi setempat yaitu suku Komering/kampung. Kami hidup berdampingan dalam satu kabupaten, itulah mengapa moto dari daerah ini “Sebiduk Sehaluan”.
“menikah besok pagi! ”
Di sini berlaku hukum kaum pribumi bahwa anak gadis dilarang untuk main dengan teman pria melewati jam 18.00 sore hari (suku pribumi, baik keduanya/salah satu). Apabila melanggar, maka harus di cari dan esok harinya akan dinikahkan. Begitulah hukum adat, tentunya juga bertujuan untuk menjaga anak gadis agar jangan sampai melakukan hal yang buruk. Inilah sepenggal ceritaku di Blitang. Tempat yang sederhana, namun memiliki mitos dan keunikan.
         
Lokasi:
Bk.4 Buay Madang, Ogan Komering Ulu Timur (OKU Timur), Sumatera Selatan.
Akses:
Sumatera Selatan.
Akses: 
4 jam dari Bandara Sultan Badarudin 2 Palembang.

1 komentar: