Selepas dari bangku SMP, aku melanjutkan
pendidikan di Jogja. Sebelum masuk asrama aku tinggal di rumah nenekku yang
tepatnya di Sejati Desa. Sempat takjub, ternyata Jogja yang sudah mulai penuh
hiruk pikuk kota ini masih memiliki yang begitu asri ini, banyak persawahan,
kebun tebu dan memiliki potensi masyarakat yang menjadi pemintal stagen.
“tek...
kletek... kletek... bunyi alat pemintal stagen”
Pagi itu aku menyempatkan diri untuk
bersepeda mengelilingi desa demi melihat para pemintal stagen di depan rumah
mereka. Umumnya pengguna stagen adalah kaum wanita yang mengenakan
kebaya dan membutuhkan stagen untuk mengencangkan kain pada perut. Demikian pula
dengan para pemintal stagen ini yang juga merupakan wanita sudah tua.
Pemintalan stagen dilakukan dengan
alat tradisional yang terbuat dari kayu yang saat ini sudah langka. Namun amat
disayangkan pula, karena pergeseran jaman inilah jumlah pemintal stagen semakin
berkurang. Harapannya ini tidak punah begitu saja. Inilah ceritaku di Sejati
Desa.
Gb. Pemintal stagen
Lokasi:
Sejati Desa, Sumber
Arum, Moyudan, Sleman, Yogyakarta.
Akses:
1 jam dari Bandara Adi sucipto Yogyakarta.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar